Santiago (Tugu Pena) - Presiden Chili,
Michelle Bachelet pada 13 Oktober 2015 mengumumkan dimulainya reformasi
konstitusi Chili. Reformasi konstitusi tersebut merupakan respon terhadap desakan
masyarakat dan kubu oposisi yang dipimpin oleh anggota Kongres Chili, Camila
Vallejo (Partai Komunis Chili).
Presiden Bachelet mengatakan bahwa reformasi konstitusi
Chili saat ini (1980) perlu segera dilakukan mengingat konstitusi tersebut
merupakan peninggalan dari Pemerintahan Diktator Jend. Augusto Pinochet yang
berkuasa 1973-1990. Selain itu, konstitusi tersebut sudah tidak lagi sesuai
dengan kebutuhan warga Chili saat ini.
Dirinya juga menambahkan akan egera membentuk
sebuah majelis konstituante serta melibatkan seluruh rakyat Chili. Diharapkan
konstitusi baru akan segera terbentuk sebelum Maret 2016.
Sebelumnya, pada 11 September 2015, di Santiago ribuan
massa melakukan aksi unjuk rasa memperingati 42 tahun tragedi Pemerintahan
Pinochet. Dalam aksi tersebut, massa menuntut dilakukannya reformasi Konstitusi
Chili serta keadilan bagi korban rezim Pinochet.
Sedangkan di Washington, pada 8 Oktober 2015, Menlu AS, John Kerry menyatakan bahwa
Pemerintah AS akan segera menyerahkan 1.000 dokumen rahasia AS kepada
Pemerintah Chili terkait pembunuhan Orlando Letelier (mantan Menlu Chili era
Presiden Salvador Allende dan kelompok sayap kiri) di Washington pada 1976 oleh
polisi rahasia Pemerintahan Pinochet.
Seperti diketahui, Konstitusi
Chili 1980 merupakan konstitusi yang dibentuk oleh Pemerintahan Diktator Jend. Augusto Pinochet paska penggulingan Pemerintahan
Sosialis Salvador Allende pada 11 September 1973. Konstitusi tersebut
melegalkan tindakan represif terhadap kelompok oposisi (sayap kiri). Aksi
represif tersebut menyebabkan sebanyak 3.200 orang dilaporkan hilang dan tewas
serta 3.800 orang lainnya pernah disiksa
selama periode 1973-1990. Diharapkan melalui reformasi tersebut, para pelaku
pelanggaran HAM pada masa Pemerintahan Pinochet dapat segera diadili, mengingat
saat ini hanya 75 dari 1.073 pelaku pelanggaran HAM rezim Pinochet yang telah
diadili. (Arman)

0 komentar :
Posting Komentar