Peningkatan Pelanggaran HAM Brazil Menjelang Olimpiade 2016



 
Anak Jalanan di Kota-Kota Besar Brazil

New York (Tugu Pena) - Wakil Presiden Komite Hak Anak, UNICEF PBB, Renate Winter pada 13 Oktober 2015 mengatakan bahwa Kepolisian Brazil telah melakukan pembunuhan terhadap ribuan anak jalanan di Kota Janeiro menjelang pelaksanaan Olimpiade 2016 di Brazil. Gelombang kekerasan tersebut kerap terjadi dan sengaja dilakukan oleh aparat Brazil sebagai langkah untuk menciptakan kota bebas masalah untuk dunia.

Berdasarkan laporan UNICEF pada Juli 2015, sebanyak 28 orang anak usia di bawah 19 tahun tewas setiap harinya, atau dua kali lipat dari jumlah saat Brazil mengesahkan UU perlindungan hak anak-anak. Menurutnya, angka tersebut sangat tinggi dibandingkan kekerasan terhadap anak pada situasi perang. Berdasarkan pengamatannya, perisitiwa serupa juga pernah terjadi selama pelaksanaan Piala Dunia 2014 di Brazil. 

Pengumuman UNICEF bertepatan dengan pengumuman laporan Keamanan Publik yang menunjukkan bahwa angka pembunuhan di Brazil telah meningkat, di mana pada 2014 tercatat 58.559 kasus atau lebih tinggi dari tahun 2012 (56.000 kasus) 2013 (55.878 kasus). Dari seluruh kasus pembunuhan, lebih dari separuh korban berusia 15-29 tahun.

Selain itu, berdasarkan catatan Brazilian Forum on Public Safety untuk wilayah Rio de Janeiro, Kepolisian Brazil bertanggung jawab atas lebih dari 11.197 kasus pembunuhan selama periode 2009-2013. Berdasarkan data tersebut, Brazil dapat dikategorikan sebagai salah satu negara pelanggaran HAM berat di dunia.
  
Meskipun demikian, hal tersebut dibantah langsung oleh Gubernur Rio de Janeiro, Luiz Fernando Pezao mengatakan bahwa tuduhan UNICEF tersebut tidak berdasar. Menurutnya, wilayahnya merupakan negara bagian Brazil yang kedua telah berhasil mengurangi pembunuhan terhadap anak-anak antara tahun 2000-2013. (Arman)
Share on Google Plus

About Tugu Pena

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar