Angkatan Laut Kolombia Berhasil Menggagalkan Penyelundupan 600 Kg Kokain


AL Kolombia Berhasil Menggagalkan Penyelundupan 600 Kg Kokain ke Ekuador

Bogota (Tugu Pena) - Angkatan Laut Kolombia pada 13 Oktober 2015, berhasil menyita 600 Kg Kokain di atas sebuah kapal di perairan Cabo Manglares di Barat Daya Provinsi Narino.

Keberhasilan penggagalan penyelundupan kokain tersebut berkat informasi yang diberikan oleh aparat Ekuador. Saat ini pihaknya telah menahan 3 orang tersangka penyelundupan kokain yang terdiri dari dua orang WN Ekuador dan seorang WN Kolombia.

Sebelumnya, pada 2 September 2015, aparat keamanan Kolombia dan Meksiko juga berhasil menggagalkan penyelundupan dua ton kokain yang akan dikirimkan ke Meksiko di Bandara Internasional El Dorado, Bogota.

Seperti diketahui, permasalahan narkoba di Kolombia menjadi perhatian serius dunia internasional. Kolombia merupakan salah satu negara produsen Kokain terbesar di dunia selain Peru dan Bolivia, dengan total produksi mencapai 442 ton per tahun (20% produksi kokain dunia) dengan wilayah pemasaran di AS, Eropa hingga Asia Tenggara.

Tidak terkendalinya kejahatan narkoba diakibatkan oleh konflik bersenjata yang berkepanjangan antara Pemerintah Kolombia dengan kelompok pemberontak sayap kiri FARC dan ELN, di mana kelompok pemberontak tersebut terlibat bisnis narkoba sebagai sumber pendanaan dalam perang melawan Kolombia.

Meskipun demikian, Kolombia terus melakukan berbagai strategi dalam memerangi narkotika, termasuk merangkul FARC dalam memberantas narkotika pada akhir 2012. Langkah Kolombia tersebut berhasil mengurangi produksi kokain hingga 60% pada 2014. Keberhasilan tersebut juga menjadi inspirasi bagi 7 negara Amerika Latin dan 12 negara Afrika dalam mencegah sekaligus memberantas perdagangan dan penyelundupan narkoba di negara masing-masing. (Arman)
Share on Google Plus

About Tugu Pena

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar