JAKARTA - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia
(BEI) Tito Sulisto nampaknya satu hati dengan Wakil Presiden (Wapres)
Jusuf Kalla (JK) terkait tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI). Tito pun mendukung penurunan BI rate.
"Simple saja, kita kan tidak sendirian di dunia, kalau di dunia jarak
antara BI rate dengan inflasi jaraknya negatif maksimum 2 persen kenapa
kita sendirian gede dengan 3 persen," kata Tito di Bursa Efek
Indonesia, Jakarta, Kamis (26/11/2015).
Tito menyebutkan, sikap BI yang masih belum ingin menurunkan BI rate
juga sangat wajar, lantaran BI merupakan lembaga independen yang tidak
bisa diintervensi oleh pemerintah. "Pada 2012 bedanya cuma sekitar 2
persen, kalau 2 persen menarik juga sih karena BI Rate-nya cuma 6,65
persen, ini independensi BI ya, kita enggak boleh ikut campur," katanya.
Di sisi lain, dia juga menyatakan perusahaan-perusahaan besar
membantu membujuk perusahaan lainnya, agar mau melantai di pasar saham.
"Setiap hari kita minta group besar untuk membuka pasar, terus
menyosialisasikan pasar modal," katanya.
Menurut Tito, orang yang tergabung dan memiliki jabatan yang tinggi
di salah satu group besar, akan memberikan dampak positif terhadap
perdagangan saham ke depannya.
"Semua securities itu adalah member kita member di Jakarta, karena
kita buka member, bursa ini punya member, silahkan buka opening bell
buat sejarah di sini. Karena hanya bisa sekali setahun," tandasnya.

0 komentar :
Posting Komentar