Alasan Cadangan Devisa Terus Berkurang, Pasar Valas yang Tipis



JAKARTA - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS-BI) Mirza Adityaswara menegaskan, cadangan devisa Indonesia seharusnya tidak dikuras untuk membayar utang perusahaan yang jatuh tempo maupun kebutuhan impor. Cadangan devisa digunakan hanya untuk diperlukan dalam kondisi tertentu.

Tercatat, posisi cadangan devisa Indonesia terus menurun. Cadangan devisa Indonesia per akhir September 2015 sebesar USD101,7 miliar atau lebih rendah jika dibandingkan dengan sebulan sebelumnya sebesar USD105,3 miliar.

"Kita harus nambah suplai dolar AS, karena demand dolar AS masih ada, ada untuk impor, dan bayar utang perusahaan. Kalau enggak (nambah), kita BI keluarkan cadangan devisa untuk lakukan itu. Tapi seharusnya tidak seperti itu. Cadangan devisa dipakai, jika diperlukan harus dipakai," tegas Mirza di Jakarta, Kamis (26/11/2015).

Menurut Mirza, sejak AS melakukan kebijakan Quantitave Easing (QE), arus modal masuk ke Indonesia dan BI pun menyerap dolar AS untuk cadangan devisa. Namun, dengan seiringnya waktu, BI menggelontorkan cadangan devisa untuk stabilitas pasar keuangan agar tidak bergejolak.

"Pasar valas kita tipis. Berbeda dengan Singapura itu pasar valas sekira USD300 miliar per hari. Kita hanya sedikit, USD1-2 miliar per hari," sebutnya.

Mirza mengungkapkan, jika permintaan dolar AS di pasar yang besar, tidak akan menggoyang kurs. Sedangkan, pasar valas yang hanya USD1 miliar per hari akan menggoyang kursnya.
"Tapi kita lakukan stabilitas," imbuhnya.

Untuk itu, pemerintah dan BI terus mendatangkan devisa baru dengan berbagai kebijakan, dapat melalui ekspor manufaktur maupun services (pelayanan) di sektor pariwisata.

"Itu sektor pariwisata bisa berikan devisa dan lapangan kerja. Langkah pemerintah bebaskan visa sudah bagus, dari 15 negara akan menambah hingga 100 negara. Itu yang dianut Malaysia dan Singapura. Ini arah policy devisa masuk ke Indonesia," tukasnya.

Share on Google Plus

About Tugu Pena

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar